Sistem Budidaya Kavling Kurma Syariah

Kavling Kurma Syariah – Bisnis investasi kavling kurma syariah cukup menguntungkan. Mengingat kurma menjadi salah satu buah favorit semua orang. Pemanfaatan kurma di Indonesia sangat beragam mulai dari makanan, minuman hingga obat. Investasi kavling perkebunan kurma dari kami menggunakan sistem agribisnis terbaik dan menghasilkan buah kurma berkualitas.

Pembibitan Kurma

Pohon kurma tergolong ke dalam tumbuhan dengan berkembangbiak secara degeneratif / kecambah. Bibit kurma yang kami gunakan merupakan jenis bibit unggul. Sehingga akan menghasilkan buah kurma yang cukup lezat. Semua biji kurma tersebut dibersihkan terlebih dahulu menggunakan pasir halus dan air bersih.

Kavling Kurma Syariah
Kavling Kurma Syariah

Setelah semua biji kurma dicuci hingga bersih, kemudian direndam selama seminggu. Proses perendaman memanfaatkan ZPT (zat pengatur tumbuh) organik. Untuk air yang digunakan merendam harus bebas dari kaporit.

Perkecambahan Biji Kurma

Untuk proses perkecambahan biji kurma, kami menggunakan media tisu basah. Sehingga tingkat kelembaban dari biji kurma menjadi stabil. Masukkan tisu basah di dalam sebuah wadah yang bersih, lalu letakan biji kurma di atasnya.

Kemudian diamkan selama ±2 minggu hingga muncul kecambah pada biji kurma. Selama menunggu kecambah dari biji, kelembaban selalu dicek dan dijaga agar selalu lembab.

Pemindahan Kecambah

Setelah kecambah kurma setinggi kurang lebih 20 – 30 cm, pindahkan ke dalam wadah yang lebih besar. Lalu simpan tempat yang lembab, teduh dan tertutup. Hindari kecambah dari kondisi ruang dengan angin besar dan sinar matahari yang terlalu terang serta panas.

Ada beberapa syarat tempat ideal untuk meletakkan kecambah kurma. Tempat tersebut harus lembab, namun mendapatkan sinar matahari serta tertutup.

Proses Penanaman Bibit

Setelah kecambah kurma tumbuh lebih dewasa, dapat dipindahkan di dalam tanah. Batang kecambah berubah menjadi lebih keras dan tinggi dari bibit pun telah mencapai sekitar ±50 cm.

Sebelum dipindahkan ke dalam tanah kavling kurma syariah kami, persiapkan lubang dengan ukuran 50 x 60 cm terlebih dahulu. Jarak antara lubang cukup jauh hingga mencapai 5 – 6 meter. Dalam lubang tersebut telah diberi campuran pupuk. Lalu diamkan selama ±3 hari. Kemudian tanam bibit kurma di dalam tanah.

Perawatan Dan Penyerbukan Pohon Kurma

Perawatan pohon kurma dilakukan secara teratur dan intensif. Penyiraman dilakukan secara teratur dan rutin. Selain itu dilakukan pemupukan secara berkala. Proses tersebut dilakukan secara terus – menerus pohon kurma berubah menjadi dewasa.

Pohon kurma ini mempunyai alat kelamin tunggal. Ciri khas dari pohon kurma betina memili bunga yang berbentuk menyerupai bunga pohon kelapa dan memiliki suatu pentol.

Sementara pohon kurma jantan memiliki bunga berwarna putih. Ukuran dari bunga pada pohon kurma jantan berukuran lebih kecil daripada bunga pohon betina. Dalam bunga tersebut terdapat bagian yang menyerupai zat tepung.

Setelah pohon kurma tumbuh dewasa, proses selanjutnya adalah penyerbukan. Untuk proses ini memanfaatkan serangga dan angin. Karena itulah pada pohon kurma, tidak dilakukan pembasmian hewan yang mendekat.

Panen

Setelah pohon kurma telah mengalami proses penyerbukan dan muncul buah kurma kecil, perawatannya jauh lebih intensif hingga buah kurma matang. Pupuk yang digunakan harus pupuk khusus untuk mencegah hewan mendekati pohon kurma.

Lalu pantau perkembangan buah kurma. Pangkas dan buang secepatnya buah kurma yang berukuran jauh lebih kecil daripada buah lainnya. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan buah kurma tumbuh dan matang dengan sempurna.

Proses budidaya agribisnis kavling kurma syariah kami menjadi bukti bahwa hatiku panen mempunyai kualitas tinggi. Dengan kualitas tersebut, membuat pemasaran kurma kami lancar. Jadi investasi kavling perkebunan kurma pun jauh dari resiko rugi.

Mau Informasi Lebih Detail Mengenai Kavling Aren?
Silahkan Isi Formulir Dibawah Ini:

Leave a Comment